motivasi
<
Kamis, 05 Januari 2012
IDAMAN MASYARAKAT DARI PERSPEKTIF PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
Sebagai pengembang, tentunya saya ingin mewujudkan masyarakat yang mnejadi idaman saya untuk kemudian saya wujudkan. Dalam surat Al-Imron ayat 110 dikatakan yang artinya”
“Kamu (ummat Islam) adalah ummat islam terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriaman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Diantara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik”.
Ummat terbaik adalah ummat adalah ummat yang berusaha mengajak ummat lainnya kepada yang makruf, mencegah dari yang mungkar serta beriman kepada Allah. Tentunya sebagai PM ini adalah sebagian dari tugasnya untuk dapat mewujudkan ummat yang seperti itu. Dan hal Ini adalah salah satu kriteria yang di nyatakan Allah dalam Al-Quran, yaitu “khoiro ummah”. Selain itu dalam surat Al-Maidah ayat 66 yaitu
“Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum), Taurot, Injil, dan (Al-Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannnya, niscaya mereka akan mendapat makanan atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada sekelompok yang jujur dan ta’at. Dan banyak diantara mereka sangat buruk apa yang mereka kerjakan.
Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan “ummatun muqtasidah” yakni sekelompok ummat yang jujur dan ta’at. Ini pun bisa mnajdi ciri masyarakat yang ideal, atau “ummat Wasatoh” yang secara harfiah adalah tengah tengah atau disebut moderat yakni secara harfiah, moderate artinya sedang-sedang saja, jalan tengah, tidak berlebihan. Misalnya, dalam Islam kan dianjurkan kita selalu mengambil jalan tengah; dalam Bahasa Inggris anjuran ini disebut moderation. Kalau kata ini diterapkan pada manusia, artinya "reasonable person, one who is not extreme in his opinions or views, conservative, temperate person" menurut kamus babylon
Jika diterapkan pada keberagamaan, berarti orangnya tidak fanatik, tapi juga tidak juga liberal. Artinya di tengah-tengah. tapi spektrum di antara fanatik dan liberal itu luas, banyak yang bisa mengklaim alirannya yang moderat. yang dianggap moderat oleh satu orang, mungkin dianggap fanatik oleh orang yang lebih liberal, tapi dianggap liberal oleh orang yang lebih fanatik. Contoh adalah muslimah berjilbab mungkin dianggap fanatik oleh orang liberal, tapi muslimah berjilbab lebar akan menganggap muslimah berjilbab gaul juga "liberal". Sehingga arti moderat atau ummah wasatoh ini fleksibel tergantung yang memandang. Namun jika kaitannya dalam pewijudan dari pada masyarakat adalah ummat yang tidak fanatik dalam memandang suatu hal, berpendidikan serta menghormati perbedaan yang ada dengan masyarakat lain (tidak kolot).
Sehingga menurut idaman atau cita-cita masyarakat yang ingin diwujudkan dan menjadi salah satu tujuan seorang PM adalah masyarakat yang baik, dimana antara satu sama lain saling menghormti tanpa memandang status sosial serta perbeda’an-perbeda’an serta tidak moderat. selain itu juga masyarakat yang berpendidikan dan berpengetahuan. Hidup dengan aman, artinya tidak adanya tindak kriminalitas, kekerasan, penganiyaan, serta sifat-sifat yang mengutamakan duniawi dan sifat-sifat yang lahir dari syaiton atau pun dari nafsu manusia itu sendiri. Selain itu bisa hidup dengan tentram, serta damai dalam suatu negara atau tempat tinggal atau kawasan yang baik (baldatun toyyyibah/ qoryatun toyyibah serta baladin amin).
Menurut Ari Mariyono “Komponen suatu negara merupakan bentuk bagian yang sangat majemuk yang mana terdiri dari berbagai jenis budaya, adat istiadat yang membentuknya. Dalam hal ini tidaklah terlepas dari Peran Sumber Daya Manusia yang menempati bagian negara tersebut, yaitu kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran bangsa itu dapat dikondisikan oleh Sumber Daya Manusia yang menempatinya. Peran warga negara untuk memajukan bangsa dan negara merupakan kewajiban sepenuhnya yang harus dipatuhi oleh semua penduduk sebuah negara tersebut. Jadi bisa dikatakan “kawasan atau pemukiman atau tempat tinggal yang baik” adalah dimana antara pemimpin dan yang dipimpin terjalin hubungan yang harmonis, adanya keadilan kesejahteraan, serta kemakmuran yang tercipta, selain itu masyarakat yang ada mempunyai kesolihan sosial, artinya hablum minnannas nya baik atau hubungan kemasyarakatannya tercipta dengan harmonis, seperti yang telah saya sebutkan di atas.
Namun jika dari sisi religiusnya tentunya saya mengharapkan masyarakat yang islami atau atau bisa dikatan masyarakat Madani. Namun hal ini tentunya akan sangat sulit sekali, meskipun tidak memungkiri jika itu bisa saja menjadi mungkin. Hal ini bisa bercermin pada pada zaman rosullah. Atau kepemimpinan Abu Bakar, atau Umar bin Abdul Aziz ataupun Umar bin Khotob kala itu. Meski itu tidak akan terulang.
Sejarah kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz menjelaskan pada masa itu tidak ada seorang pun menerima zakat, ketika para amil zakat berkeliling di perkampungan-perkampungan Afrika, tapi mereka tidak menemukan seseorang pun yang mau menerima zakat. Negara benar-benar mengalami surplus, bahkan sampai ke tingkat dimana utang-utang pribadi dan biaya pernikahan warga pun ditanggung oleh negara. Indikator kemakmuran yang ada ketika itu tidak akan pernah terulang kembali, namun setidaknya mendekati indikator seperti itu menjadi sebuah impian yang besar. Jika di contohkan ingin sekali menjadikan masyarakat atau negara sperti di pemukiman benua Afrika atau timur tengah pada zaman Rasulullah dan khulafaurasyidin .
Sehingga masyarakat yang Islami , toleransi dalam mnyikapi pluralisme yang ada, berpengetahuan, sejahtera, aman, damai, dan tentram, tidak ada masyarakat miskin, tidak ada kaum atas yang selalu menindas kaum bawah, dan tenang menjalani kehidupan ini menjadi inti dari tujuan serta cita-cita besar yang ingin sekali diwujudkan. Namun ketika impian perubahan ini hanyalah di miliki oleh satu orang saja maka ini hanya akan menjadi sebuah cita-cita atau mimpi yang tidak akan pernah terwujud. Dalam hal ini perlu adanya amal jama’i, yaitu bersatunya seluruh komponen dan elemen masyarakat. Tanpa hal ini semua cita-cita itu nol. Ibarat sebah lidi. Ketika lidi itu sendiri maka tidak akan pernah bisa menyingkirkan dan membersihkan kotaran bahkan debu yang kecil, namun ketika lidi itu bergabung dengan lidi-lidi yang lain maka akan menjadi sebuah sapu yang memiliki kekuatan, totalitas kekuatan dan tujuan yang sama ini pada akhirnya bisa membersihkan sampah dan debu yang ada.
Sabtu, 18 Juni 2011
makalah kepemimpinan
BERBAGAI BENTUK KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN
Disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Kepemimpinan
Pengampu : H. Moh. Abu Suhud
Disusun oleh :
Toyyib Alamsyah 10230008
Indah Masruroh 10230025
PRODI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
FAKULTAS DAKWAH UIN SUKA
YOGYAKARTA
2011
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum wr.wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah yang berjudul “Berbagai Bentuk Komunikasi Dalam Kepemipinan” dengan baik. Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang senantiasa nikmat Islam bagi seluruh alam.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak H. Moh. Abu Suhud selaku dosen pengampu yang telah berkenan membimbing serta mengarahkan kami dalam menyelesaikan makalah ini. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran mahasiswa-mahasiswi Fakultas Dakwah UIN SUNAN KALIJAGA.
Wassalamualaikum wr.wb.
Yogyakarta, 2011
Penyusun
BAB 1
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI
1. (HOMOPHILY-HETEROPHILY)
Azas komunikasi yang terang dan fundamental ialah pengoperan pesan oleh komunikator kepada komunikan yang mempunyai kesamaan tertentu. William Albig menampilkan istilah “meaningful symbols”, lambang-lambang yang mengandung pengertian, yang sama-sama dimengerti oleh kedua belah pihak, komunikator dan komunikan. Jika komunikan tidak mengerti pesan yang dioperkan oleh komunikator, komunikasi tidak berlangsung. Dalam suatu organisasi seorang pemimpin tidak akan mungkin mencapai suatu tujuan tanpa adanya faktor kesamaan dan komunikasi antara yang memimpin (komunikator) dan yang dipimpin (komunikan). Mc. Crosky, Larson, dan Knapp dalam bukunya “An Introduction to Interpersonal Communication” menampilkan istilah “ketepatan yang lebih besar” (“greater accuracy”) untuk komunikasi yang efektif dalam setiap situasi. Ketiga pengarang memilih ketepatan yang lebih besar daripada ketepatan yang menyeluruh (total accuracy) karena memperoleh ketepatan 100% diantara komunikator dan komunikan tidaklah mungkin dan tidak mungkin terjadi. Sedangkan ketepatan yang menyeluruh dalam suatu komunikasi menghendaki komunikator dan komunikan mempunyai pengalaman yang benar-benar sama dalam hal yang dibicarakan. Selama seseorang memiliki pengalaman yang berbeda, seorang komunikator tidak akan pernah bisa membangkitkan ide yang benar-benar sama dalam benak komunikan seperti yang dikonstruksikan dalam benak komunikator, terkecuali keduanya sudah menemukan sebuah kesepakatan bersama. Menurut Everett M. Roger, untuk kesamaan dan ketidaksamaan dalam derajat pasangan komunikator dan komunikan dalam proses komunikasi dengan mengetengahkan istilah “homophily” dan “heterophily” yang berfungsi memperjelas hubungan komunikator dan komunikan dalam proses komunikasi.
• Homophily
Adalah sebuah istilah yang menggambarkan derajat pasangan perorangan yang berinteraksi dan memiliki kesamaan dalam sifat (attribute) seperti kepercayaan, nilai, pendidikan, status sosial, dan sebagainya. Istilah homophily berasal dari bahasa Yunani “homoios” yang berarti sama, sedangkan secara harfiah adalah komunikasi dengan orang yang sama. Dapat dicontohkan dalam suatu pertemuan RT yang melibatkan seluruh warga kampung, seorang yang berstatus sosial menengah kebawah biasanya mereka membaur dengan orang-orang yang menengah bawah pula, mereka berkumpul dan saling berkomunikasi satu sama lain. Sebaliknya kalangan elit juga membaur dengan kalangan elit. Tidak jarang mereka membentuk suatu komunitas tersendiri dalam suatu masyarakat. Contoh lain, ketika seseorang yang memiliki hobi yang sama maka tingkat homophilynya tinggi. Faktor penyebab terjadi homophily yaitu ketika orang-orang yang sama lebih mungkin termasuk kepada kelompok-kelompok yang sama dan tertarik oleh kepentingan yang sama pula. Komunikasi yang lebih efektif terjadi apabila komunikator dan komunikan berada dalam keadaan homophily, kesamaan antar perorangan menimbulkan kemungkinan bagi mereka untuk berkomunikasi dan kemungkinan besar komunikasi lebih berarti.
• Heterophily
Sebagai kebalikan dari homophily, atau derajat dari pasangan orang-orang yang berinteraksi yang berbeda dalam sifat tertentu. Dalam situasi yang bebas memilih, dimana komunikator dapat berkomunikasi dengan salah seorang dari sejumlah komunikan yang satu sama lain berbeda, disitu terdapat kecenderungan kuat untuk memilih komunikan yang lebih menyamai komunikator. heterophily cenderung kurang efektif karena komnikator berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda sekali dengannya atau tidak adanya suatu kesamaan antar komunikator dan komunikan. Sebagai contoh, penggerak perubahan (change agent) yang melakukan tugasnya untuk menyebarkan penemuan baru kepada penduduk petani di Negara yang sedang berkembang, menjumpai masalah-masalah disebabkan komunikasi dengan penduduk yang jauh berbeda dengannya. Perbedaan dalam kemampuan teknis, status sosial, sikap, dan kepercayaan, kesemuanya itu menyebabkan adanya heterophily dalam bahasa dan pengertian yang selanjutnya mereka akan mengabaikan pesan-pesan yang disampaikan.
• Pendapat Mengenai Homophily Dan Heterophily
Everett M. Rogers dan Dilip K. Bhowmik yang menyatakan bahwa “sistem yang lebih tradisional ditandai oleh darajat homophily yang lebih tinggi dalam komunikasi antar pribadi” dan “hanya kalau norma-norma desa yang menjadi yang lebih modern yang menjadi lebih bersifat heterophily” .
2. EMPATHY
Empathy ialah kemampuan seseorang untuk memproyeksikan dirinya kepada peranan orang lain. Apabila komunikator atau komunikan atau kedua-duanya (dalam situasi heterophily) mempunyai kemampuan untuk melakukan empathy dengan orang lain, kemungkinan besar akan terdapat komunikasi efektif. Jika kita mengetahui bagaimana perasaan orang lain dalam suatu situasi dan bisa merasakan apa yang dirasakan orang tersebut maka mungkin sekali akan dapat menyampaikan pesan yang tepat kepada komunikan. Jika seorang komunikator mempunyai empathy yang dalam dengan komunikan yang heterophilous, maka komunikator dan komunikan benar-benar dalam keadaan homophilous dalam pengertian sosio-psikologis.
Pengertian diatas dapat dikatakan bahwa heterophily yang dianggap tidak efektif dapat dimodifikasi : komunikasi yang heterophilous kurang efektif dibandingkan dengan komunikasi homophilous, kecuali jika komunikator memiliki derajat empathy yang tinggi dengan komunikan.
BAB II
KOMUNIKASI KELOMPOK
Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya (Anwar Arifin, 1984). Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut (Deddy Mulyana, 2005).Kelompok ini bisa di dalam perkumpulan yang kecil atau bisa juga besar. Namun jumlah anggota dalm kelopok tersebut tidak dapat dipastikan.
A. KELOMPOK KECIL
Kelompok kecil adalah kelompok komunikan yang dalam situasi komunikasi terdapat kesempatan untuk memberikan tanggapan secara verbal, atau dalam kata lain, dalam kelompok kecil komunikator dapat melakukan komunikasi antar pribadi dengan salah seorang anggotanya. Komunikasi kelompok bersifat lebih formal lebih terorganisasikan dan lebih terlembagakan daripada komunikasi antar pribadi. Dalam hal ini kelompok kecil lebih rasional daripada kelompok besar.
Contoh untuk kelompok adalah breafing, rapat, kuliyah, diskusi, forum, dll. Semakin kecil kelompok semakin rasional sifatnya dan semakin banyak kesempatan bagi anggota kelompk untuk mengeluarkan pendapatnya.
Robert F. Bales dalam bukunya ( Interaction Pocess Analysis ) mendefinisikan kelompok kecil:
Sejumlah orang yang terlibat dalam interaksi satu sama lain dalam suatu oertemuan yang bersifat berhadapan muka (face to face meeting), dimana setiap anggota mendapat kesan satu sama lain yang cukup kentara, sehingga dia – baik pada saat timbul pertanyaan atau maupun sesudahnya – dapat memberikan tanggapan kepada masing-masing sebagai perorangan.
Sejumlah orang yang secarah fisik berada di tempat yang sama pada saat yng sama belum dikatakan kelompok, karna berdasarkan definisi kelompok, pada jumlah orang tersebut harus ada ikatan psikologis, interaksi atau semacamnya.
Seorang pemimipin harus memahami bahwa stiap kelompok mempunyai norma-norma sendiri-sendiri. Yaitu nilai yang dlam kehidupan manusia menentukan mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Norma mempunyai fungsi ganda, yakni mengikat rasa persatuan dan memperteguh rasa persatuan.
Keuntungan bagi komunikator dalam suuatu komunikasi dengan kelompok kecil ialah terdapatnya umpan balik langsung seketika. Ia mengetahui tanggapan atau reaksi komunikan pada saat ia menyampaikan pesannya, sehingga bila terdapat kecenderungan komunikasinya tidak akan berhasil, pada saat itu juga ia merubah taktik.
B. KELOMPOK BESAR
Kelompok besar adalah kelompok komunikan yang karena jumlahnya yang besar , dalam suatu situasi komunikasi hampir tidak terdapat kesempatan untuk memberikan tanggapan secara verbal, dalam kata lain dalam situasi ini kecil kemungkinan untuk komunikator dapat bertannya-tannya. Dalam situasi ini, orang-orang yang bergabung dalam kelompok besar menjadi lebih berani, lebih mudah tersinggung, lebih mudah di pengaruhi, lebih mudah percaya, menjadi fanatik, extrim dan antusias.
Dalam aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa, seringkali menuju pada kekerasan dan ketidak damaian atau ketidak sopanan. Dalam hal ini menunjukkan bahwa kelompok besar selalu bersifat negatif dan menimbulkan hal-hal yang destruktif, menimbulkan kejahatan atau kerusakan. Pernyataan tidak demikian, hal ini sesungguhnya tidak di benarkan. Mereka dapat pula melakukan kegiatan yang kontruktif dan positif. Kearah mana mereka akan dibawa tergantung daro seorang pemimpin yang bertindak sebagai komunikator.
Contohnya , ketika negara Indonesia di jajah, dan mulai mngalami reformasi kemerdekaan , hal ini di awali oleh semngat pra patritisme, bahkan dalam kejadian perebutan bendera di Surabaya, yang di lakukan oleh sekelompok pemuda, mereka begitu semangat untuk merobek bendera Belanda yang berwarna biru. Hal ini timbul karna mereka berkelompok.
C. PENGARUH KELOMPOK PADA PERILAKU KOMUNIKASI
• Konformitas.
Konformitas adalah perubahan perilaku atau kepercayaan menuju (norma) kelompok sebagai akibat tekanan kelompok-yang real atau dibayangkan. Bila sejumlah orang dalam kelompok mengatakan atau melakukan sesuatu, ada kecenderungan para anggota untuk mengatakan dan melakukan hal yang sama. Jadi, kalau anda merencanakan untuk menjadi ketua kelompok,aturlah rekan-rekan anda untuk menyebar dalam kelompok. Ketika anda meminta persetujuan anggota, usahakan rekan-rekan anda secara persetujuan mereka. Tumbuhkan seakan-akan seluruh anggota kelompok sudah setuju. Besar kemungkinan anggota-anggota berikutnya untuk setuju juga.
• Fasilitasi sosial.
Fasilitasi (dari kata Prancis facile, artinya mudah) menunjukkan kelancaran atau peningkatan kualitas kerja karena ditonton kelompok. Kelompok mempengaruhi pekerjaan sehingga menjadi lebih mudah. Robert Zajonz (1965) menjelaskan bahwa kehadiran orang lain-dianggap-menimbulkan efek pembangkit energi pada perilaku individu. Efek ini terjadi pada berbagai situasi sosial, bukan hanya didepan orang yang menggairahkan kita. Energi yang meningkat akan mempertingi kemungkinan dikeluarkannya respon yang dominan. Respon dominan adalah perilaku yang kita kuasai. Bila respon yang dominan itu adalah yang benar, terjadi peningkatan prestasi. Bila respon dominan itu adalah yang salah, terjadi penurunan prestasi. Untuk pekerjaan yang mudah, respon yang dominan adalah respon yang banar; karena itu, peneliti-peneliti melihat melihat kelompok mempertinggi kualitas kerja individu.
• Polarisasi.
Polarisasi adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem. Bila sebelum diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras.
BAB III
PENUTUP
Tindakan yag akan dilalukan oleh seorang pemimpin sangatlah mempengaruhi keadaan yang ada dalam sebuah kelompok. Akan dibwa kearah negatif atau positif. Sehingga sangat baik jika seorang pemimpin itu mempunyai norma-norma dan perilaku yang baik, agar menghasilkan kepositifan bagi orang lain. Dalam sebuah kelompok akan lebih kondusif jika berada dalam kelompok kecil di bandingkan dengan kelompok besar. Karna dalam kelompok kecil interaksi antar pribadi sangatlah mungkin, dan respon balik akan akan lebih mudah dipahami, sehingga akan menimbulkan keaktifan dan kritis bagi masing-masing individu dalam kelompok kecil, karna bisa berbicara langsung secara face to face. Berbeda dengen kelompok besar, kemungkinan akan sulit untuk saling berinteraksi antara komunikan dan komunikator.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Efendi, Onong Uchjana. 1986. Kepemimpinan Dan Komunikasi. Bandung: Alumni.
Kamis, 16 Juni 2011
Senin, 13 Juni 2011
TUGAS MATA KULYAH MENEJEMEN PENGEMBANGAN MASYARAKAT
PROGRAM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
UPAYA
MENINGKATAN MINAT PENDIDIKAN DENGAN
MEMBUAT PERPUSTAKAAN
(
Di Masjid At-taqwa Di Desa: Suka Damai Baru. Muba, Palembang )
Program
ini dibuat untuk memenuhi tugas
matakuliyah : Manajemen Pengembangan
Masyarakat
Dosen
pengampu : Abdur Rozaki , S. Ag, M.Si
Disusun
oleh: indah masruroh 10230025
PRODI PENGEMBANG MASYARAKAT ISLAM
FAKULTAS DAKWAH
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2011
PROGRAM
KERJA
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Memasuki abad ke- 21 dunia
pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh
kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena
kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Perasan ini
disebabkan karena beberapa hal yang mendasar.
Salah satunya adalah memasuki abad
ke- 21 gelombang globslisasi dirasakan kuat dan terbuka. Kemajaun teknologi dan
perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi
berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia
terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan Negara lain. Yang
kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan di dalam mutu pendidikan.
Baik pendidikan formal maupun informal. Dan hasil itu diperoleh setelah kita
membandingkannya dengan Negara lain. Pendidikan memang telah menjadi penopang
dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa.
Setelah kita amati, Nampak jelas
bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah
rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan
formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu
pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia yang mempunyai
keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.
Oleh sebab
itu saya ingin membuat program “ UPAYA MENINGKATAN
MINAT PENDIDIKAN DENGAN MEMBUAT
PERPUSTAKAAN “ di Desa Suka Damai
Baru, Kec. Sungai Lilin, Kab. Muba, Palembang. Yaitu dengan membuat
perpustakaan di masjid At-taqwa. Dengan tujuan menumbuhkan minat untuk mau
membaca dan menulis di kalangan masyarakat Serta menyadarkan mereka tentang
betapa pentingnya pendidikan itu sendiri.
B.
RUMUSAN
MASALAH
1. Bagaimana
minat pendidikan di kalangan masyarakat di Desa Suka Damai Baru?
2. Sejauh
mana minat masyarakat dalam membaca buku?
C. TAHAPAN-TAHAPAN PRPGRAM
1. TAHAP PERSIAPAN.
a.mencari
kontak person.
·
Untuk berkomunikasi
dengan pemerintah atau penguasa setempat.
·
Mencari tempa
tinggal (selama kegiatan berlangsung)
·
Untuk
berkomunikasi dengan masyarkat yang menjadi sasaran di Desa Suka Damai Baru
b. Memahami
lokasi yang ada di Desa Suka Damai Baru
Fasilitator kegiatan program mengadakan
peninjauan atau observai terhadap lokasi yang di maksud
Ø Meninjau
letak kesetrategisan lokasi
Ø Meninjau
lokasi untuk memahami serta mengidentifikasi potensi dan modal sosial
masyarakat .
Ø Meminta
izin dengan penguasa serta masyarakat setempat.
Ø Mempersiapkan
segala kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam program yang akan di canangkan
di desa tersebut.
1. TAHAP
ASSESSMENT.
·
Mengenali peta
problem yang ada di Desa Suka Damai Baru.
o
Mencatat
orang-orang yang mempunyai minat untuk belajar.
o
Mencatat tingkat
pendidikan mereka (masyarakat di Desa Suka Damai Baru)
o
Mengelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan.
o
Menidentifikasi
masyarakat yang tidak memiliki minat untuk belajar.
o
Mengelompokkan
masyarakat yang memiliki minat untuk belajar dengan masyarakat yang tudak
memiliki minat untuk belajar.
·
Membuat konsep
pennyelesaian dari masalah yang ada di Desa Suka Damai Baru.
o
Mencari
buku-buku sebanyak mungkin.
o
Mengumpulkan buku-buku yang di butukan dalam
perpustakaan.
o
Mengumpulkan
buku-buku sesuai dengan kebutuhan masyarakat dari tingkat umur maupun tingkat
pendidikan.
·
Memproritaskan
masalah yang akan ditindak lanjuti.
o
Menyadarkan
masyarakat tentang pentingnya
pendidikan.
o
Menumbuhkan
semangat belajar pada diri masyarakat.
o
Membantu
masyarakat yang belum mengenal baca tulis.
o
Menumbuhkan
semangat membaca pada generasi muda dalam masyarakat tersebut (anak-anak dan
kaum muda)
o
Menumbuhkan rasa
cinta terhadap ilmu pengetahuan.
2. PERENCANAAN
ALTERNATIF PROGRAM ATAU KEGIATAN.
·
Merencanakan
konsep acara kegiatan.
o
Rapat bersama
tim atau kelompok pengembang tau fasilitator.
o
Merencanakan
sistematika acara atau program.
o
Merencanakan
durasi waktu selama pelakasanaan program.
·
Merencanakan
tahap-tahap kegiatan.
Ø Mengadakan
rapat dengan tim atau kelompok pengembang (fasilitator)
Ø Mengadakan
rapat dengan penguasa atau pemerintah yang ada di Desa Suka Damai Baru.
Ø Mengadakan
rapat bersma warga atau masyarakat setempat untuk menyambut perpustakaan dengan
bekerjasama bersama mereka.
3. PEMFORMULASIAN
RENCANA AKSI
Membuat
formula-formula atau rencana terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan.
·
Mengadakan
sosialisasi pembelajaran tentang pentingnya pendidikan.
·
Mengadakan
gotong royong bersama masyarakat
·
Melibatkan
masyarakat dalam pembuatan perpustakan
·
Tim fasilitator
dan masyarakat saling berperan aktif
·
Mengajak
masyarakat untuk membaca buku-buku yang di sediakan oleh fasilitator
·
Membuat gemes
permainan bersama masyarakat dalam menumbuhkan minat mereka untuk membaca.
4. TAHAP
PELAKSANAAN PROGRAM ATAU KEGIATAN.
Tim
atau kelompok mulai melaksanakan program dengan datang ke Desa Suka Damai Baru,
lalu mulai bekerja sama dengan mengumpulkan masyarakat serta pemerintah
setempat, lalu membuka acara dengan sambutan, kemudian gotong royong membuat
perpustakaan di Masjid At-taqwa di Desa Suka Damai Baru, Dan mebuat taman baca
dengan berbagai games yang telah di sediakan dan direncanakan sejak awal.
5. TAHAP EVALUASI
Tim
pengembang atau fasilitator mengevaluasi seluruh kegiatan bersama serta mampu
meidentifikasi apa-apa yang kurang dan apa-apa yang belum teraplikasikan dengan
baik dan benar, sehingga kedepannya mampu berbuat lebih baik lagi.
assalamualaikum wr.wb.
a. mengabaikan pembinaan
b. berlebihan terhadap slogan
c. perhatian yang berlebihan terhadap kuantitas
d. keterbukaan terhadap segala hal
e. mengambil atau mencari jalan pintas
f. lemahnya pendidikan.
hasil halaqoh 10-05-2011
Sabtu, 11 Juni 2011
deary ku...
Kehidupan ku...26/03/2011
Tak Pernah Q Bayang Kan Sbuah Khidupan Sperti Apa Yang Q Jalani saat Ini, seperti dlu pula q tak pernah menyangka akan mnjalani sbuah khdupan sperti saat ni, jauh dari orag tua,saudara,shbat2 q dlu,kampung hlaman,rumah.hemmmm....................,,,,
Dan saat ni pun q tak kan pernah tau khdpan sprti apa yg akan q jlani esok, msa depan,,, munkinkah msih hdup........???, tak kan ada yang menyangka dan menerkanya,,,wallahu a’lam bissowab...
Saat q menulis ini q sedang mengenyam sbuah pendidikan di perguruan tinggi islam negri di Yogyakarta, tepatnya di UIN Sunan Kali Jaga,,,,,,,,,,
Dan tinggal di sbuah asrama palembang, yang sebenernya jarak nya dari kampus tdak bgtu jauh,hnya sja berjlan dari kampus ke asrama slma ini ckup membuat kaki q cedat cedut (kayak lagu smesh yaaa) bergerak2 sendri seolah memberontak ,,,hihihi,,,
Kalian pasti bertanya2 kenpa q tinggal di asrama plmbng??, yup, betul sekali, q berasal dari plmbang , bukan palembang asli sih, tapi q lahir dan hidup di palmbang,krna org tua q asli jawa timur,tepatnya di lamongan,,lalu ikut transmigrasi kepalembang,dan mengadu nasip dsna, kami bukan org yang berada , tapi kami ELIT alias Ekonomi Melilit,hehe....namun dengan kerja keras org tua q yang dmna bpak seorang petani atau kebun,dan mamak pedagang di pasar bisa menyekolahkan saudar2 q, 8 orag termasuk aq sampai ke perguruan tnggi,,, jika dipikir2 memang sebenarnya mustahil,, namun dengan usaha keras, hingga keringat yg berpeluh2 di wajah mereka, itu bisa terjdi dan tentu saja denga seizin Sang Pemberi Rizki Yang Maha Kaya Allah SWT,,,^_^
Sooo q keturunan JomBang, alis Jowo Palembang...hehe
Dan sekran dari 8 saudara tadi tnggal aq dan ayuk di atas q pas yg kuliyah , namun bedanya hnya q yg di tanggung oleh ortu, n ayuk ku udah di tanggung suaminya..dan ayuk2+kakak2 ku yg lain alhmdulillah telah sukses n menjadi Guru di sekolah2 yg tersebar di sungai lilin,kampung halaman ku,,,
Sobat taukah kalian,, saa5 q menulis ni , q menulisnya dengan leptop baru,,....
Namun yang mmbuat q gak enk n sangat mengganjal adlah kemaren q sempet minjem leptop temen, n entah kenapa stelah q yang make leptop itu rusak, q juga gak tau knpa, namun saat ni temen q itu sebut ja B, kayaknya marah,, q bingung harus ngpain,, kmrn q udah ngmng n mnta maaf,, tapi yah q maklumi itu,,, wjar si,,,pa lgi mngingat harga lptp yg gk murah saat ni...yah q berharapnya smoga dgn di instal ulang lptpnya bisa normal lagi,,,,amiiiinn.........
Emm,, hari ni rencananya mau jalan2 ke tempat pemancingan di daerah godean,, wlaupun sbenernya q bnyak tugas,, tpi demi rasa hormat q sama Ibu asram, ya gpp deh,,, toh jarang2 juga,,,,trs gmna nih dengan tugas2 q yang bnyak n udah numpuk...., smoga ja nanti masih da waktu...
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.....................................................
mau nulis apalagi ya,,, oh iya,,, q mau bagi2 kisah ni tentang sbuah ruang sunyi n msh tertutup rapat didlam hati ku..heheh, cie cie,, priktw...hihihi...
sbnernya dlu prnah sdlit terbuka, namun kmbali menutup krna yang mmbuka gk spenuh hati ingn memasukinya,,,hehehehehe..
yanh,,, mnkin memang Allah gk mngizinkanya,,,q brsyukur sih...Alhmdulillha,,,blm smpe teracuni dgn hal2 sperti itu., kadang saat keimanan q turun sempat terfkir tuk mencoba namanya PaCaRaN,, tapi saat q mempuanyai fikiran n niat seperti itu, da sbuah suara yang sllu mngingang2 di telingaq, n hatiku menjerit-jerut, memberontak gk mau ... pdhal sbenernya q penasaran sprti apa rasanya saat mmpunyai seseorang yang mmperhatikan kita, n katanya meyayangi kita dengan sepenuh hati....suara itu antara lain, nasehat2 ayuk2 ku yg tercinta n bnyak menaruh hrpan ma q tuk jadi org yg solehah n sukses, selain suara ustad+ustadzah q di aliyah kemaren, trs pesen2 dari MR q,temen2 q n yang paling penting hrapan orang tua ku...
yah ............ q selau berharap nya bisa istiqomah dgn smua yang ku dapat, tapi smakin q berusaha cobaan yang Allah berikan pun semakin besar,, ntahlah,,, smga ja q kuat......... Mohon doa nya ya sobat semua,,,,,,,,,heheh^_^...
06/04/2011
asslmulaikm sobat, pa kbrnya ni???
Hemm... kangen deh dah lama tak jumpa..
Emm.. q mau crita ni..
Slma beberapa mnggu ni capek..., bnyak bgt agenda (ceile sok sibuk ya..), ya bgutla ank perantauan..
Ya kmrn tu da beberapa agenda rapat, liqo, n tugas kulyah...kmrn pngen ktemu sobat , tapi lm smpet, so skrang bru bsa ngbrol lagi..
Sobat tau gak si.., saat q melihatnya hati serasa tentram.., senyum nya membuat q merasa terlindungi.. ntlah,, q tak ingin da hbngan yg spesial yg kan trjadi.. namun q hnya mnyukai gaya hdp nya, sderhana ,apa adnya, serta sifatnya yg religius itu, q suka...namun bkan brrti cinta kan ini..
Q hnya mngagumi kesolehanya ...mga ja ni smua tdk mmbuat q lupa akn prinsip yg slma ini pegang. Prinsip hdp yg mmbntuku kuat mnjalani khdpan n brngai cobaan yg Allah berikan selama ini...
Prinsp hdup q:
1. Q hrs bsa mnjadi muslimah yg sesungguhnya,(sejati)
2. q hrs bsa mnjadi aktvs yg tangguh.
3. Q tdk akn mnjalin hubungan spesial dgn lwan jenis apapun alasanya sbelum ia mnjadi halal bagi ku.
4. Q akn harus bsa istiqomah dgn pakaian n pntup aurot q.
5. Q hnya akn menikah dgn ikhwan atw sejenisnya yg sekufu dengan ku.
Nah tu adalah sbagian prinsip dasar dn yg palinng penting dalam hidup ku..
Yah semoga Allah memudahkan jlan untuk ku dalam perjuangan ini.
Eh untk skrng udah dulu ya.. ni q da tugas flsfat yg harus di kumpul besok.. ok.. sbenarnya q pengen crita banyak..tapi dari pda ntr tugasnya gak selesai,,ya gak? Heheheh..ntr deh kita sambung lagi.. ok.asslmlakum...^+^.
Selasa, 17 Mei 2011
Muslimah
seorang wanita yang q kagumi, pandai bergaultentunya secara syar'i,idiologi qur'an hadis dan kitab ijma' ulama', serta prinsipnya yang kuat terhadap kemuslimahannya. q kagum saat kau bebicara, q kagu saat kau bergaul dg sesama, q kagum akan kegigihanmu, dan q kagum dengan busanamu, jilbabmu, pakainamu yh\g menjulur menutupi aurot...
dalam usiamau yang cukup matang, namu jdodoh yang Allah berikan belum matang, kau tetap bersabar, mski saudar2mu yang lain dan adik2mu telah mendahului mu,kau tetap kuat. justru q yang mnitikan air mata ini untuk mu saudaraku.., bukan karna q sedih tapi karna q bangga, q bngga mmempunyai saudara sepertimu,,tetplah istiqomah dgn segala ketetapannya, q yakin ini yang terbaik untuk kita semua..ketegaran yang kau contohkan untu adik2 mu, kau mampu bertahan dalam kondisi dan situasi yang mungki bagi orng lain itu sulit dan bgi q tak mmpu melakukannya..,
smoga Allah merahmatimu saudaraku.., jangan kau tinggalkan apa yang kau miliki saat ini, ini smua sangat baik untuk mu dan agama kita...q mencintaimu katna Allah,, miss u so much..^_^
dalam usiamau yang cukup matang, namu jdodoh yang Allah berikan belum matang, kau tetap bersabar, mski saudar2mu yang lain dan adik2mu telah mendahului mu,kau tetap kuat. justru q yang mnitikan air mata ini untuk mu saudaraku.., bukan karna q sedih tapi karna q bangga, q bngga mmempunyai saudara sepertimu,,tetplah istiqomah dgn segala ketetapannya, q yakin ini yang terbaik untuk kita semua..ketegaran yang kau contohkan untu adik2 mu, kau mampu bertahan dalam kondisi dan situasi yang mungki bagi orng lain itu sulit dan bgi q tak mmpu melakukannya..,
smoga Allah merahmatimu saudaraku.., jangan kau tinggalkan apa yang kau miliki saat ini, ini smua sangat baik untuk mu dan agama kita...q mencintaimu katna Allah,, miss u so much..^_^
Langganan:
Postingan (Atom)